Kabar Jokowi
Thursday, July 31, 2014

Jokowi Diingatkan Soal Jatah Menteri Buat Partai

Kamis, 31 Juli 2014 | 20:52 WIB



Megawati Soekarnoputri bersama Capres PDIP Jokowi Widodo, Puan Maharani, Surya Paloh dan Muhaimin Iskandar (kiri), saat deklarasi Kerjasama PDIP, Partai Nasdem dan PKB, di DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan (14/5). TEMPO/Imam Sukamto


KABARJOKOWI.BLOGSPOT.COM, Jakarta - Partai pengusung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla mulai menyinggung ihwal jatah posisi menteri pada pemerintahan mendatang. Partai Kebangkitan Bangsa mengingatkan, keberhasilan pemerintahan Jokowi tergantung dukungan partai politik di eksekutif dan legislatif. 'Jokowi mesti mengakomodasi dukungan yang sudah diberikan partai politik,' kata Ketua PKB Marwan Ja'far ketika dihubungi, Kamis, 31 Juli 2014. Pasangan Jokowi-Kalla diajukan sebagai calon presiden oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Hati Nurani Rakyat, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia. Pasangan ini mengalahkan pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, sesuai penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum.


Namun, hingga saat ini, kata Marwan, ketua umum partai politik pengusung Jokowi-Kalla belum diajak berbicara mengenai komposisi menteri di kabinet. Menurutnya, dukungan yang sudah diberikan partai politik mesti menjadi perhatian Jokowi.(Baca: Calon Menteri Kabinet Jokowi Mulai Beredar)


Seandainya dukungan ini tak diakomodasi pemerintahan Jokowi, ia khawatir pemerintahan tak akan berjalan maksimal. Menurut Marwan, partai politik diperlukan saat berhadapan dengan parlemen. Misalnya saat mengeluarkan kebijakan, membuat undang-undang, dan merencanakan anggaran. 'Yang bisa menyelesaikan persoalan ini hanya partai politik,' kata anggota Komisi Perhubungan Dewan Perwakilan Rakyat ini. Berbeda dengan PKB, Ketua Partai NasDem Akbar Faisal berkomitmen untuk disiplin dengan kesepakatan awal dengan PDI Perjuangan. Menurut Akbar, NasDem tak ingin ada bagi-bagi kekuasan dalam pemerintahan Jokowi. Selain itu, kata Akbar, NasDem tak ingin menyandera pemerintahan Jokowi dengan jatah kursi menteri. 'Ini tidak sesuai dengan semangat revolusi mental,' ujar Akbar. Menurut Akbar, penyusunan kabinet merupakan kewenangan penuh presiden terpilih. Hal ini dinilai sesuai dengan semangat untuk memperkuat sistem presidensial. Dia mengatakan, NasDem tak akan menyodorkan nama-nama menteri jika tak diminta oleh Jokowi. 'Biarkan presiden menyusun kabinet tanpa direcoki partai politik,' kata dia. (Baca: Tiga dari 46 Calon Menteri Jokowi Diusulkan Slank) Akbar mengingatkan Jokowi ihwal kabinet profesional. Namun, dia menggarisbawahi, profesional berarti mereka yang dipilih sebagai pembantu presiden merupakan orang yang memiliki kompetensi dan integritas. Menurut Akbar, partai politik memiliki banyak kader yang profesional. 'Ada banyak orang baik di partai politik,' kata Akbar. Ketua Partai Hanura Saleh Husein yakin pemerintahan mendatang diisi tokoh berkompeten dan profesional di bidang masing-masing. Saleh meminta tak ada dikotomi mengenai latar belakang calon penghuni kabinet. Termasuk, apakah berasal dari partai politik, birokrat, akademikus hingga aktivis lembaga swadaya masyarakat. 'Yang penting menguasai masalah dan menjalankan program,' kata Saleh. Selama ini pemerintahan terjebak pada bagusnya perencanaan namun lemah dalam eksekusi. Menurut dia, Jokowi sudah berkali-kali menyinggung soal ini dalam debat calon presiden. Saleh mengatakan, Hanura siap jika diminta mengisi formasi kabinet. Menurut Saleh, siapa yang nanti ditugaskan menjadi bagian pemerintahan akan ditunjuk Ketua Umum Hanura Wiranto. Namun Saleh menegaskan, penyusunan kabinet merupakan kewenangan Jokowi sebagai presiden. 'Jangan ganggu dengan keinginan perorangan atau kelompok,' kata Saleh. Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan kriteria dasar penyusunan kabinet adalah kompetensi dan integritas. Tujuannya, kata Hasto, agar pemerintahan Jokowi bisa efektif memperjuangkan kepentingan rakyat. Hasto menjelaskan konsep pemerintahan Jokowi adalah pembangunan semesta berencana yang tunduk pada keinginan rakyat. (Baca: Warna Kabinet Jokowi adalah Profesional dan Kerja) Menurut Hasto Jokowi membentuk tim untuk membantunya menyusun kabinet. Hanya saja, kata Hasto, tim ini tak membicarakan nama-nama. Tim ini juga bergerak simultan agar nanti setelah dilantik siap bekerja menjalankan tugas pemerintahan. 'Janji-janji selama kampanye kan harus diwujudkan,' kata Hasto. WAYAN AGUS PURNOMO


Terpopuler:Ribka Ingin Jadi Menkes, Beredar Petisi Penolakan Dituding Tak Layak Jadi Menkes, Ini Jawaban Ribka ICW Tolak Ribka Tjiptaning Jadi Menteri Jokowi Prioritaskan Berantas Mafia Migas Ini Teknik Mengetahui Dalang di Balik Situs Palsu


Entities Related Keywords Authors Media Images 0

"Nyesel Gue Pilih Jokowi, Mending Prabowo"


http://ift.tt/1q73QX2 Belarminus Satpol PP Jaktim menertibkan PKL yang berada di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Kamis (31/7/2014).


JAKARTA, KABARJOKOWI.BLOGSPOT.COM.com - Para pedagang di Pasar Kemuning/Mede Jatinegara, Jakarta Timur, banyak yang ngedumel kesal akibat ditertibkan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Mereka menyalahkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Awalnya, sejumlah pedagang sambil bersungut-sungut memindahkan barang dagangan mereka yang digelar di pinggir jalan dan trotoar. Suasana masih berlangsung kondusif. Namun, setelah seorang pedagang pakan ikan diangkut perlengkapan dagangnya, sejumlah pedagang lain ikut membela. Beberapa pria menggerutu sambil menyalahkan Jokowi dan Ahok. Sorakan kecewa terhadap dua tokoh itu juga terdengar. Ada juga yang mengaitkannya dengan masalah Pemilu Presiden 2014 lalu. ' Nyesel pilih Jokowi, bilangin ke Jokowi ya, intinya pedagang sini nyesel pilih dia,' ujar seorang pria kepada wartawan. 'Ini karena Ahok nih. Yang dibela paling yang itu aja (menyebut etnis),' ujar pedagang lainnya. ' Emang dia mau kasih makan anak bini gue apa? Nyesel gue pilih Jokowi, mending Prabowo,' kata pedagang lain.Tak hanya Jokowi dan Ahok, pedagang juga sempat memprotes media. ' Ngapain liput-liput? Jangan ngomong sama wartawan. Paling enggak dibelain,' seru yang lain. Muhammad Sani (38), seorang pedagang ikan, mengatakan kecewa dengan penertiban tersebut. Sani menilai, pemerintah dan seluruh jajarannya tidak berpihak kepada rakyat. 'Kita nyari duit halal. Daripada suruh kita jadi pencuri. Ini masih hari raya Idul Fitri, lho. Harusnya disediain tempat dulu baru digusur,' ujar Sani. Sani mengaku, dia tidak menyalahkan pemimpin DKI atas masalah ini. 'Saya netral, enggak peduli ini dari pemda atau apa, yang penting saya bisa usaha. Kalau begini yang ada nambah pengangguran. Emang mereka ngasih kita makan apa?' katanya kesal. Sebelumnya, puluhan petugas Satpol PP menggusur PKL dan parkir liar di Jatinegara. Petugas memindahkan dan mengangkut lapak PKL yang dibiarkan teronggok oleh pedagang. Sementara itu, yang diselamatkan pedagang tidak diambil petugas. Puluhan petugas terlibat dalam penertiban tersebut.


Entities Related Keywords Authors Media Images 0
Wednesday, July 30, 2014

Jokowi dan "Mobil Busuk"


http://ift.tt/1nmHk9K JANUARIUS KUWADO Kendaraan dinas Gubernur Jakarta Joko Widodo, Innova B1124BH terjebak dalam lumpur di Taman BMW, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kamis (13/3/2014).


JAKARTA, KABARJOKOWI.BLOGSPOT.COM.com - Pilihan mobil Joko Widodo untuk menemaninya blusukan menuai cerita-cerita unik. Banyak masyarakat yang tak menyangka, Jokowi hanya menumpang Toyota Innova. Salah satunya di Papua. Seorang warga Papua yang menetap di Jakarta bernama Yulan (26) bercerita, seorang kawannya di kampung halamannya sangat antusias mendengar kedatangan Jokowi pada masa kampanye, baik pemilihan legislatif atau pemilihan presiden, beberapa waktu lalu. Saking antusiasnya, pemuda Papua itu sangat ingin berfoto bersama Jokowi. Bermodalkan sepeda motor, ia mengikuti iring-iringan mobil Jokowi di Jayapura. 'Saya punya teman ini memantau mobil-mobil mewah. Dia sudah ancang-ancang, toh, begitu Jokowi keluar dari mobil, dia langsung datang salaman dan minta foto bersama,' cerita Yulan kepada KABARJOKOWI.BLOGSPOT.COM, Rabu (31/7/2014). Namun, rupanya dia salah sasaran. Beberapa mobil mewah yang masuk ke dalam pantauan sama sekali tidak mengangkut Jokowi. Yang keluar dari mobil itu malah fungsionaris partai di Papua atau pengusaha setempat yang ikut rombongan. Lantas, di mana Jokowi berada? 'Rupanya Jokowi keluar dari mobil Toyota Innova hitam. Teman saya 'kecele' luar biasa. Dia bilang, kurang ajar, saya sudah tunggu-tunggu di mobil bagus, Jokowi keluar dari mobil busuk lagi,' cerita Yulan seraya tertawa. Lain di Papua, lain di Tegal, Jawa Tengah. Saat kampanye pemilihan presiden, salah seorang relawan salah menjaga mobil. Sang relawan pikir, mobil Toyota Innova putih yang dijaganya itu dinaiki oleh sang idola. Sepanjang acara kampanye, sang relawan menjaga mobil itu dari warga. Bahkan dengan bangga ia sempat berfoto di depan mobil tersebut. Rupanya, tepat setelah acara kampanye selesai, mobil tersebut dinaiki oleh pengawal pribadi Jokowi. Dia pun segera mencari mobil yang ditumpangi Jokowi. Melihat Jokowi naik Toyota Innova, dia sempat berlari mengejar demi bisa berfoto. Namun, mobil tersebut keburu melaju kencang. Bruuumm...


Entities Related Keywords Authors Media Images 0

Hari ini Jokowi Open House di Solo




TRIBUNNEWS.COM.SOLO - Presiden Terpilih Joko Widodo mudik lagi ke Solo pada hari kedua Lebaran. Di kampung halamannya,, Jalan Kutai Utara, kawasan Sumber, Solo, Rabu (30/7/2014).


Mengenakan kemeja putih, Jokowi yang ditemani sang istri, Iriana, tampak santai saat turun dari mobil Toyota Innova hitam yang membawanya dari Bandara Adi Sumarmo, Selasa (29/7/2014), pukul 11.20. Ia langsung disambut riuh oleh warga yang sudah menanti di depan rumahnya.


Bahkan ada warga yang memanggil Jokowi dengan sebutan 'Pak Presiden' . 'Apa kabar, Pak Presiden?' Dengan senyumnya yang khas, mantan walikota Solo itu hanya melambaikan tangan.


Sejak sebelum Lebaran, pihak kepolisian telah melakukan pengamanan ketat di rumah Jokowi. Namun ketatnya pengamanan rupanya tidak menyurutkan niat warga untuk menemui Jokowi untuk sekadar bersalaman. Ketika ditanya agenda kegiatan selama di Solo, Jokowi menjawab, 'Muter-muter ke rumah ibu dan saudara.'


Pria kelahiran 21 Juni 1961 ini mudik ke Solo usai melakukan serangkaian kegiatan pada Lebaran hari pertama di Jakarta. Diawali dengan Shalat Ied, lalu bersilaturahim ke sejumlah tokoh politik. Dia juga menghadiri open house di Istana Negara, dan menggelar acara yang sama di rumah dinas Gubernur, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.


Entities Related Keywords Authors Media Images 0

Kisah Jokowi 'Nyicil' Rumah di Solo...


Fabian Januarius Kuwado Joko Widodo dan sang istri Iriana saat berbincang dengan wartawan di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.


SOLO, KABARJOKOWI.BLOGSPOT.COM.com - Status sebagai presiden terpilih periode 2014-2019 melambungkan nama Joko Widodo. Namun, hal itu tidaklah menghapus masa jatuh-bangun Jokowi dulu. Termasuk bagaimana Jokowi dan sang istri, Iriana, bersusah payah menyicil rumah. Sekitar 24 tahun silam, yakni pada tahun 1990, Jokowi dan Iriana tertarik membeli sepetak tanah di Jalan Kutai Utara, Sumber, Solo, Jawa Tengah. Mereka membeli 200 meter persegi lahan dengan harga Rp 25.000 per meternya untuk dibangun sebuah rumah sederhana. 'Lah dulu ndak punya duit. Duitnya siapa?' ujar Jokowi dan Iriana kompak dalam bincang -bincang santai dengan wartawan di kediaman pribadi di Solo, beberapa waktu lalu. Kala itu, Jokowi dan Iriana tidak mempunyai tetangga. Kiri dan kanannya hanyalah sawah. Suara kodok serta jangkrik ketika malam hari menjadi suasana yang disukai pasangan suami istri yang menikah pada 24 Desember 1986 itu. Seiring waktu, ekonomi keluarga Jokowi dan Iriana membaik. Ekspor produk mebel Jokowi laku keras di pasar Eropa. Bahkan, kondisi itu terjadi di tengah kondisi ekonomi di Indonesia yang karut marut akibat diterpa krisis ekonomi 1998. 'Punya duit sedikit-sedikit nambah lagi. Beli tanah di samping lagi. Akhirnya sampai saat ini, deh,' kenang Iriana. 'Dulu, rumah saya paling bagus. Sekarang ini jadi yang paling jelek. Rumah-rumah bagus sudah dibangun di kiri dan kanan,' lanjut dia. Sekadar cerita, harga tanah di seputaran rumah Jokowi meningkat drastis ketika Jokowi terpilih menjadi presiden RI. Salah seorang tetangga sampai-sampai tidak jadi menjual rumah serta tanahnya lantaran saat ini sudah menjadi tetangga presiden. Asri dan nyaman


Rumah Jokowi berdiri di lahan sekitar 700 meter persegi, persis berada di perempatan jalan komplek. Sekeliling rumah itu ditutup tembok berbahan batu setinggi tiga meter. Gerbang masuk pun dibuat tinggi dan padat agar tidak terlihat dari luar. Begitu melewati gerbang masuk, jalan setapak dikelilingi rumput dan sejumlah tanaman hias menyambut. Di ujung jalan setapak terdapat sumur. Dari kondisinya, sumur itu tampak tak digunakan lagi. Dilihat dari jalan setapak, rumah hasil nyicil itu tampak apik lantaran paduan antara gaya minimalis dengan unsur etnik di interiornya. Kesan asri, nyaman dan santai kental terasa begitu masuk ke dalam rumah. Ruang tengah Jokowi diisi oleh sedikit sofa dan sebuah meja kayu jati. Sisanya, hanya karpet dengan dua buah bantal besar untuk lesehan. Di salah satu temboknya terdapat almari raksasa, tempat menyimpan berbagai buku. Sejumlah barang antik, misalnya piringan hitam, melengkapi keasrian dalam rumah tersebut. Bersebelahan dengan ruang keluarga tersebut, terdapat ruang makan dengan meja berpelitur gelap panjang. Background ruang makan itu sebuah lukisan yang mengisahkan bagaimana Jokowi blusukan. Ruangan shalat melengkapi ruang makan tersebut. Ruang makan tersambung lagi dengan sebuah pintu ke halaman belakang. Taman kecil serta pendopo serba kayu lengkap dengan kolam renang kecil terdapat di sana. Kata Jokowi, kolam renang jarang digunakan. Jika di rumah tak ada orang, air kolam renang dikosongkan dan baru diisi lagi jika ada tamu datang. Setidaknya, 10 ekor burung, mulai dari burung parkit, jalak, perkutut, cucok rowo dan lain-lain serta dua ekor ayam meramaikan suasana jika beraktivitas di halaman belakang itu. 'Ini, istri saya suka nongkrong di pasar burung dekat sini. Tapi dia sukanya beli-beli yang murah-murah,' ujar Jokowi. 'Kalau saya di Jakarta ya rumah ini hanya istri dan anak-anak saya yang di Solo saja yang nempatin. Kadang-kadang rindu juga,' ujar dia. Entities Related Keywords Authors Media Images 0

ICW Protes Mantan Napi Korupsi Masuk Kandidat Kabinet Jokowi


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri disebut-sebut masuk bursa kabinet capres-cawapres terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Sejumlah kelompok bahkan kembali menggadang-gadang Rokhmin sebagai menteri di jabatan yang sama.


Merespon hadirnya nama ini, kabinet Jokowi itu pun dipertanyakan publik. Pasalnya, Rokhmin adalah mantan terpidana kasus korupsi pungutan dana di kementeriannya tahun 2006.


'Kami sendiri menagih janji Jokowi untuk memilih putra terbaik bangsa yang akan duduk sebagai menteri di kabinet ke depan,' kata Koordinator bidang Hukum dan Peradilan ICW Emerson Juntho saat dihubungi wartawan, Rabu, (30/7/2014).


Rokhmin yang juga seorang Profesor dan guru besar di Institut Pertanian Bogor (IPB) itu kini memang aktif kembali di PDI Perjuangan. Dia bebas dari jeruji besi Lapas Cipinang pada 2009 lalu. Ia juga aktif mengajar di kampus-kampus dan menjadi pakar di bidang kelautan.


Meski demikian, Emerson mengaku komitmen antikorupsi tetap harus ditegakkan pasangan Jokowi-JK dalam kabinetnya. 'Mereka yang punya rekam jejak terlibat korupsi atau disebut di sidang harusnya enggak layak masuk dalam calon menteri. Apalagi terlibat, enggak tepat Jokowi masukkan nama itu,' kata Emerson.


Nwnurutnya, Kredibilitas usulan kabinet Jokowi-JK saat ini masih harus dipertanyakan. Emerson berharap Jokowi-JK memilih orang-orang berkompeten dan memiliki integritas pemberantasan korupsi.


Entities Related Keywords Authors Media Images 0
Tuesday, July 29, 2014

Warna Kabinet Jokowi: Profesional dan Kerja

Selasa, 29 Juli 2014 | 15:56 WIB



Istana Kepresidenan / Istana Merdeka, Jakarta. TEMPO/Subekti


KABARJOKOWI.BLOGSPOT.COM, Jakarta - Presiden terpilih Indonesia, Joko Widodo, mengatakan warna kabinet yang akan dipimpinnya kelak merupakan kabinet kerja yang berisi kaum profesional yang bisa dari dalam atau luar partai. 'Warna kabinet nanti adalah profesional dan kabinet kerja,' katanya di kediaman pribadi di Solo, Ahad, 27 Juli 2014. Menurut dia, tidak akan ada dikotomi apakah kaum profesional tersebut berasal dari partai atau non-partai. Jokowi menilai yang terpenting adalah menteri yang dipilih menguasai bidangnya. 'Punya leadership yang kuat, manajemen yang kuat, kompetensi yang kuat, dan yang paling penting, bersih,' katanya. Mantan wali kota Solo ini menegaskan toh banyak orang partai yang juga profesional. Mereka, kata Jokowi, sebelum masuk partai merupakan kalangan profesional. 'Banyak orang partai yang profesional juga, dan mereka sama saja. Tadi saya sampaikan kita tak bicara partai dan non partai,' katanya. (Baca: Mekanisme Penyusunan Kabinet Jokowi-JK) Mengenai presentase akan lebih banyak profesional dari partai atau kalangan profesional murni, Jokowo belum bisa memutuskan. Menurut dia, hal itu baru akan diputuskan nanti setelah melakukan identifikasi masalah dan pemetaan. 'Nanti dilihat kebutuhannya. Kita baru pemetaan, lalu identifikasi. Kalau sudah dipetakan, diidentifikasi, kelihatan, baru kita cari siapa yang duduk di pos-pos itu. Bukan asal comat-comot,' katanya. ANANDA TERESIA


Terpopuler:Awas, 7 Situs Berita Indonesia DipalsukanPemred Tempo.co: Hati-hati Tertipu Situs PalsuAgung Laksono Akan Bawa Golkar Gabung ke JokowiPaus Fransiskus dan Obama Ucapkan Selamat Idul FitriBatal Open House, Prabowo ke Rumah Aburizal BakrieLepas Pemeras TKI, Polisi Sia-siakan Momentum Jokowi, Mega, dan Kalla Bertamu ke Surya Paloh


Entities Related Keywords Authors Media Images 0

Jokowi Belum Berencana Silaturahmi dengan Prabowo

Selasa, 29 Juli 2014 | 15:07 WIB



KABARJOKOWI.BLOGSPOT.COM, Jakarta - Presiden terpilih, Joko Widodo, mengaku belum berencana bersilaturahmi dengan Prabowo Subianto dalam momen Lebaran kali ini. Menurut dia, situasi saat ini belum mendukung untuk bersilaturahmi. (Baca: Prabowo Minta Opor, Dikasih Chicken Teriyaki)'Belumlah, nanti itu. Sekarang masih panas,' ujar Jokowi di rumahnya di Solo, Ahad, 27 Juli 2014. Jokowi menilai masyarakat pendukung Jokowi dan Prabowo sudah rukun, tapi di level atas belum begitu rukun. 'Pendukung memang sudah rukun.' (Baca: Sesumbar Tim Prabowo Vs. Fakta Gugatan ke MK)Jumat malam pekan lalu, tim kuasa hukum Prabowo-Hatta Rajasa mengajukan gugatan hasil pemilu presiden ke Mahkamah Konstitusi. Prabowo dan Hatta juga datang ke MK, meski tidak ikut mendaftarkan gugatan. Prabowo mengaku tim hukumnya memiliki hampir satu juta dokumen dan 52 ribu saksi untuk membuktikan gugatan tersebut. 'Kami tetap melanjutkan perjuangan untuk menyelamatkan Republik Indonesia. Kami ingin demokrasi sebenarnya, keadilan, dan kami bersedia mempertaruhkan segalanya demi keadilan,' tutur Prabowo Jumat lalu. Saat itu Prabowo-Hatta didampingi sejumlah petinggi partai Koalisi Merah Putih, seperti Aburizal Bakrie, Idrus Marham, Akbar Tandjung, Tantowi Yahya, Hidayat Nur Wahid, Fadli Zon, dan Ahmad Muzani.Awas, 7 Situs Berita Indonesia DipalsukanPemred Tempo.co: Hati-hati Tertipu Situs PalsuAgung Laksono Akan Bawa Golkar Gabung ke JokowiPaus Fransiskus dan Obama Ucapkan Selamat Idul Fitri


Entities Related Keywords Authors Media Images 0

Cak Imin Harap Kubu Prabowo


Wakil Presiden terpilih, Jusf Kalla (JK) bersama Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dan Ketua Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa saat acara Harlah PKB ke-16 di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Rabu (23/7/2014). Selain JK, Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah ketua partai pendukung Jokowi-JK juga hadir pada acara ini. TRIBUNNEWS/HERUDIN




TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menginginkan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla kuat. Sehingga, ia berharap adanya partai yang bergabung dalam koalisi Jokowi-JK di pemerintahan dan parlemen.


Bahkan, Cak Imin mengharapkan kubu Prabowo-Hatta juga merapat ke Jokowi-JK. '50 persen plus 1, Prabowo kita harap bisa ikut bergabung .Saya hanya mengusulkan,' kata pria yang akrab dipanggil Cak Imin itu di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jakarta, Senin (28/7/2014).


Cak Imin menuturkan adanya partai lain yang ikut bergabung bertujuan untuk menciptakan efektifitas kinerja pemerintahan. Tetapi, pria yang menjabat sebagai Menakertrans itu menyarankan agar tidak seluruh partai masuk dalam gerbong Jokowi-JK.


'Tentu saya sarankan terbuka dan terbatas. Jangan banyak-banyak biar efektif. 50 persen plus 1. Tapi semuanya kembali ke Presiden,' katanya.


Entities Related Keywords Authors Media Images 0

Menunggu Momen Silaturahmi Prabowo dan Jokowi Saat Lebaran


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menerima sejumlah tamu di kediamannya, Senin (28/7/2014). Mereka bersilaturahmi dengan Presiden RI ke-5 saat hari raya Idul Fitri 1435 Hijiriah.


Selain pengurus DPP PDIP, banyak tamu lainnya yang berkunjung ke kediaman Megawati Soekarnoputri. Bahkan, politisi dari koalisi Merah Putih pendukung Prabowo-Hatta juga ikut bersilaturahmi. Sebut saja Politisi PPP yang juga Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz dan Wakil Ketua Umum Golkar Theo L Sambuaga.


Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla juga ikut bersilaturahmi dengan Megawati Soekarnoputri. Banyak pihak juga berharap momen lebaran dapat menjadi ajang silaturahmi elit politik terutama Prabowo dan Jokowi setelah menjalani proses pilpres yang panas.


'Silaturahmi bisa ditransformasikan untuk merajut kembali nilai-nilai persaudaraan kerukunan, bisa menjadi wahana rekonsiliasi pemimpin politik di Indonesia karena perjalan pilpres menurut amatan saya terlalu keras bahkan terlalu kasar,' ujar Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y Thohari.


Kedua calon presiden Jokowi-JK serta Prabowo-Hatta pada hari pertama juga belum bertemu. Jokowi selepas Salat Ied menggelar open house. Begitu pula Jusuf Kalla. Mereka kemudian kekediaman Megawati lalu melanjutkan bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara.


Berbeda dengan Prabowo Subianto. Selepas Salat Ied, ia lalu menemui Presiden SBY sebelum Jokowi-JK datang. Kemudian Prabowo melanjutkan silaturahmi ditemani Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon ke Cendana yang merupakan kediaman keluarga besar Presiden ke-2 Soeharto.


Prabowo lalu menuju rumah Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dan rumah relawan Polonia. Lain halnya dengan Hatta Rajasa yang tidak menemani Prabowo menemui Presiden SBY. Setelah melaksanakan Salat Ied, Hatta menggelar open house sambil bersantai di kediamannya di Fatmawati Golf Mansion, Jakarta Selatan.


Lalu kapan kedua pasangan capres-cawapres itu akan bersilaturahmi?


Momen lebaran yang dapat menjadi ajang silaturahmi dirumah Megawati pada hari pertama lebaran pun terlewatkan. 'Tanya ke Pak Prabowo, biasanya yang muda ke yang tua,' kata Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo ketika ditanya apakah Prabowo akan bersilaturahmi ke kediaman Megawati, kemarin.


Entities Related Keywords Authors Media Images 0

Jadi Presiden, Jokowi Akan Tetap Blusukan


Tribun Kaltim/Doan Pardede


Bakal calon presiden yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan sejumlah partai pendukung, Joko Widodo (Jokowi) dikerubuti warga dan pedagang setibanya di Pasar Segiri, Jalan Pahlawan, Samarinda, Sabtu (24/5/2014). Pada akhir pekan ini, Jokowi melanjutkan safari politiknya dengan mengunjungi beberapa kota di Kalimantan Timur, di antaranya Balikpapan, Samarinda, dan Tenggarong. (TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE)



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden terpilih periode 2014-2019 Joko Widodo mengatakan tidak akan mengubah cara kerjanya setelah ia dilantik menjadi presiden. Ia akan mempertahankan gaya blusukan seperti saat menjadi Gubernur DKI Jakarta.


' Ndak (berubah), sama kok,' ujar Jokowi di rumah dinas kegubernuran, Jalan Taman Surapati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2014).


Jokowi mengatakan, ia akan tetap bekerja lebih banyak di lapangan dan 30 persen jam kerjanya akan dihabiskan di kantor. Menurut dia, prinsip blusukan adalah mendengar apa yang dibutuhkan oleh rakyat. Substansi kedua, blusukan merupakan cara untuk mengontrol pekerjaan birokrasi.


'Itu akan tetap kita kerjakan. Soal dari Sabang sampai Merauke, kan itu bisa diatur. Soal pengamanan juga urusannya Pasmpampres. Yang penting kedekatan kita dengan rakyat itu jangan sampai terganggu dengan proses-proses Paspampres. Itu saja,' sambung Jokowi.


Entities Related Keywords Authors Media Images 0
Monday, July 28, 2014

Jokowi


Reporter : Wisnoe Moerti | Selasa, 29 Juli 2014 05:02



Merdeka.com - Aktivitas tokoh politik di hari pertama Idul Fitri 1435 H terbilang cukup padat. Mulai dari saat melaksanakan salat Idul Fitri sampai bersilaturahmi ke tokoh partai lainnya. Yang tak kalah menarik adalah cerita aktivitas dua pasangan capres-cawapres yang bertarung dalam pemilihan presiden (pilpres) 2014, saat merayakan Idul Fitri.


Secara umum, aktivitas yang dilakukan pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla serta pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa tak jauh berbeda. Keempat tokoh ini merayakan Idul Fitri dengan aktivitas seperti biasa. Namun pemandangan sangat kontras terlihat dari dua pasangan tersebut. Jokowi dan JK tampil kompak di hari pertama Lebaran. Sementara Prabowo dan Hatta Rajasa menjalani aktivitas di hari pertama Lebaran tidak bersama-sama.


Usai menjalankan salat Idul Fitri di halaman Balai Kota, Jokowi menggelar open house di rumah dinasnya di Taman Suropati. Sementara itu Jusuf Kalla juga menggelar open house di kediamannya di Brawijaya. Usai menerima kunjungan sejumlah tamu undangan, Jusuf Kalla menyambangi Jokowi di rumah dinasnya. Sebagai politisi senior, Jusuf Kalla tak segan datang sekaligus menjemput Jokowi di rumah dinasnya. Setelah itu, keduanya kompak bergegas menuju Istana Negara.


Di Istana, Jokowi yang didampingi isterinya, Iriana Widodo dan Jusuf Kalla bersama istrinya, Mufidah Kalla diterima hangat oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Ani Yudhoyono. Setelah bersalaman dengan keluarga presiden, duet Jokowi-JK langsung meluncur ke kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.


Di rumah mega yang terletak di Jalan Teuku Umar, Jokowi dan JK bertemu dan bersilaturahmi juga dengan tokoh-tokoh politisi senior lainnya seperti Ketua Umum Hanura Wiranto, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKPI Sutiyoso.


Malam hari, Jokowi dan Jusuf kalla kembali bertemu di kediaman Megawati Soekarnoputri. Dengan didampingi istrinya masing-masing, Jokowi dan JK menjemput Mega untuk kemudian bertolak menuju kediaman Surya Paloh di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan.


'Ketemu di rumah Bu Mega tapi di sini lain lagi makannya. Ada sate, macam-macam. Di sini ada martabaknya,' kata JK ketika ditanya soal pertemuan di rumah Surya Paloh.


Sedangkan Jokowi menuturkan, rangkaian silaturahmi ke sejumlah tokoh politik tidak ada kaitannya dengan agenda politik, hanya sebatas silaturahmi di hari raya Idul Fitri. 'Ya halal bihalal, ini kan Idul Fitri, jadi ya ke senior. Tadi pagi ke Bu Mega, lalu sekarang ke Pak Surya Paloh,' ujarnya.


Berbeda dari duet Jokowi-JK, duet Prabowo-Hatta Rajasa justru menjalankan aktivitas masing-masing di hari pertama Idul Fitri. Prabowo melaksanakan Salat Id di Masjid Az Zikra Sentul. Setelah itu, Prabowo menyambangi kediaman Habib Abdurrahman di Islamic Center, Kwitang.


Tak lama, Prabowo bertolak ke Istana Negara untuk bersilaturahmi langsung dengan Presiden SBY. Prabowo datang seorang diri, tanpa ditemani Hatta Rajasa yang tak lain besan dari SBY. Selama ini, saban kali pertemuan dengan SBY, Prabowo selalu ditemani Hatta.


Setelah bersilaturahmi dengan SBY, Prabowo melanjutkan safari Lebaran ke kediaman Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Lagi-lagi Prabowo tidak ditemani hatta Rajasa. Sampai aktivitas terakhir Prabowo di hari pertama Lebaran yakni silaturahmi dengan relawannya di Rumah Polonia, Hatta Rajasa juga tidak tampak hadir.


Prabowo memberikan ucapan selamat Idul Fitri kepada para pendukungnya. Tak lupa dia berharap hal baik setelah semua kerja keras para relawan selama proses pilpres.


'Semoga direstui perjuangan dan cita-cita kita,' ujar Prabowo.


Dari atas panggung, Prabowo yang mengenakan batik coklat menyalami relawannya dan melayani permintaan foto bersama. Dia hanya ditemani Sekretaris Tim Kampanye Nasional (Timkamnas) Fadli Zon serta beberapa anggota tim sukses.


'Saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan loyalitas saudara-saudara sekalian. Sekali lagi mohon maaf lahir dan batin,' tambahnya.


Sementara itu, Hatta Rajasa punya aktivitas sendiri. Jika beberapa tahun terakhir Hatta Rajasa selalu menggelar open house di rumah dinas menteri di Kawasan Widya Chandra, kali ini Hatta menggelar open house di rumah pribadinya. Sebab, hatta sudah mundur dari jabatannya sebagai Menteri Koordinator bidang Perekonomian di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Untuk para tamu yang datang, Hatta membagikan bukunya yang baru saja terbit.


'Sebetulnya saya tidak membuka untuk umum (open house), ini hanya untuk keluarga saja, acara santai,' kata Hatta di rumahnya di Kompleks Executive Golf Mansion, Jl Fatmawati, Jakarta Selatan.


Hatta menceritakan, dia melaksanakan Salat Id bersama keluarga di masjid tak jauh dari kediamannya. Beberapa tamu yang datang setelah Salat Id antara lain mantan Menpora Adhyaksa Dault dan seorang direktur Freeport.


Entities Related Keywords authors 0 Name: Follow us on Facebook Url: http://ift.tt/1gMHOWr 1 Name: Follow us on Twitter Url: http://ift.tt/1dWd64y 2 Name: Follow us on Google+ Url: http://ift.tt/1gMHOWt Media Images 0
Henry Chan JOKOWI

Lawan Gugatan Prabowo, Tim Jokowi Berisi 150 Orang

Selasa, 29 Juli 2014 | 04:11 WIB



KABARJOKOWI.BLOGSPOT.COM , Jakarta: Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Tjahjo Kumolo, mengatakan sudah membentuk tim untuk menghadapi gugatan pemilu presiden yang diajukan oleh kubu rival ke Mahkamah Konstitusi. Tim yang berjumlah lebih dari 150 orang dinyatakan siap untuk menghadapi gugatan itu. (Baca: Sesumbar Tim Prabowo Vs. Fakta Gugatan ke MK)'Tim sudah siap dengan data. Tim berjumlah besar itu adalah tim hukum yang juga terdiri dari relawan yang tergabung di organisasi relawan dan individu yang menawarkan diri untuk membantu,' ujar Tjahjo di depan rumah Megawati Soekarnoputri, Senin, 28 Juli 2014. (Baca: Lima Tudingn Prabowo Versus Fakta Pemilu) Anggota tim hukum Joko Widodo-Jusuf Jalla, Hendry Yosodiningrat, mengatakan sudah membentuk tim untuk mengkaji laporan gugatan pemilu presiden yang diajukan oleh kubu rival. Ia menyebutkan telah berkoordinasi secara efektif sebanyak tiga kali. Hasil koordinasi mengungkapkan sejumlah titik lemah dalam laporan kubu rival. (Baca: Berkas Gugatan Prabowo ke MK Bolong-bolong)Pengacara yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Narkoba ini secara gamblang mengatakan, 'laporan yang mereka ajukan kebanyakan berdasarkan asumsi.' Ia yang saat ini dipercaya sebagai ketua tim untuk menghadapi gugatan, mengungkapkan keyakinan dapat mengawal kemenangan Jokowi-JK di MK berdasarkan data dan bukti yang dikumpulkan. Ia optimistis keputusan MK tak berbeda dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang menyatakan Jokowi-JK sebagai pemenang.Tiga hari silam, 25 Juli 2014, kubu Prabowo-Hatta resmi mengajukan gugatan terhadap proses pemilu presiden ke MK. Saat itu, tim membawa empat bendel dokumen yang diklaim sebagai bukti kecurangan. Saat itu, tim Prabowo mengatakan tak ingin mencari menang, hanya ingin mencari keadilan dan kebenaran. Beberapa pendukung Prabowo-Hatta juga mengatakan tak dapat legowo sebelum MK mengeluarkan putusan atas gugatan yang diajukan.Jokowi Jatuh Cinta pada Iriana Karena `Ndeso`Lebaran, Jokowi Pesankan Menu Khusus untuk AhokBegini Jokowi dan Iriana Kencan di Waktu LuangAkil Ngamuk Karena Keluarganya Tak Bisa JengukPaus Fransiskus dan Obama Ucapkan Selamat Idul Fitri


Entities Related Keywords Authors Media Images 0
Sunday, July 27, 2014

Lebaran, Jokowi Pesankan Menu Khusus untuk Ahok

Senin, 28 Juli 2014 | 10:35 WIB



Gubernur DKI Jakarta nonaktif sekaligus presiden RI terpilih Joko Widodo berbincang dengan Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Jakarta, 23 Juli 2014. TEMPO/Dian Triyuli Handoko


KABARJOKOWI.BLOGSPOT.COM, Jakarta - Seusai salat Idul Fitri di halaman Balai Kota, Gubernur DKI Jakarta dan presiden terpilih, Joko Widodo, beserta istrinya, Iriana Widodo, langsung menikmati santapan di aula Balai Kota. Jokowi tampak menikmati siomay dengan sambal merah menumpuk di sisi piringnya juga semangkuk soto mi. Iriana menikmati hidangan yang sama dengan suaminya. (Baca: Jokowi Ajak Warga Rekonsiliasi Pasca Pilpres)Menu makanan yang disediakan di Balai Kota pada Idul Fitri 1435 Hijriah yang jatuh pada 28 Juli 2014 ini beragam. Mulai siomay, soto mi, soto ayam, ketupat sayur, hingga beragam kue seperti sus dan puding. Sedangkan minumannya berupa jus, air putih, dan sirop. (Baca juga: Jokowi Dengarkan Ceramah Soal Anti Korupsi)'Sudah dipesan dari dua bulan lalu untuk 400 orang,' ujar Erna, pemilik katering Neglasari.Menurut dia, Jokowi memang memesan menu khas Lebaran. Khusus untuk Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Jokowi memesan menu khusus, yaitu soto banjar dan lontong cap go meh. 'Tapi sayang, Pak Ahok tidak jadi hadir,' tuturnya. (Baca: Ahok Kangen Makan Ketupat ala Bangka Belitung)Seusai makan bersama dan open house, Jokowi dijadwalkan berkunjung ke kediaman Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan, pukul 11.00 WIB.URSULA FLORENE SONIABerita Lainnya:Umat Kristen Amankan Salat Ied di Kupang13 Tahanan KPK Ogah Salat Ied di Rutan CipinangBasrie Arief Salat Ied di Kejaksaan AgungJokowi Lebaran ke Rumah Megawati dan Surya Paloh


Entities Related Keywords Authors Media Images 0

Jokowi Lebaran ke Rumah Megawati dan Surya Paloh


Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla, merayakan kemenangan terkait hasil hitung cepat Pemilihan Presiden, di Kebagusan, Jakarta Selatan, Rabu 9 Juli 2014. TEMPO/Imam Sukamto


KABARJOKOWI.BLOGSPOT.COM, Jakarta -Presiden terpilih Indonesia, Joko Widodo, mengatakan akan silaturahmi ke rumah Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Nasional Demokrat, Surya Paloh.


'Nanti akan mutar-mutar ke para sesepuh, senior-senior. Ibu Mega, pak Surya Paloh, mungkin ke istana,' katanya seusai melakukan sholat Ied dan acara open house di Balai Kota, Senin, 28 Juli 2014. Besok, Jokowi mengatakan akan berkumpul bersama keluarga besar di Solo. (Baca juga : Jokowi Dengarkan Ceramah Soal Anti Korupsi. ) Dalam Lebaran kali ini, Jokowi mengaku belum berencana untuk silaturahmi dengan calon presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto. 'Belum ada rencana ke sana,' kata dia. Hari ini Jokowi melakukan sholat Ied di Balai Kota, bukan di masjid Istiqlal seperti tahun-tahun sebelumnya karena ada permintaan dari para pegawai di Balai Kota. Mereka, kata Jokowi, ingin merayakan Lebaran untuk terakhir kalinya dengan Jokowi sebelum ia pindah ke Istana Negara. 'Ini permintaan masyarakat dan birokrasi di sini, terakhir di balai kota,' kata dia.


ANANDA TERESIA Berita Lainnya:Mahfud Md Tuding Prabowo Telah DijerumuskanMahfud Kecewa Terhadap Staf PKSMahfud Md Akui Lembaga Pro-Prabowo Tak Kredibel Entities Related Keywords Authors Media Images 0

Jokowi Dibenci, Jokowi Dicinta


POS KUPANG.COM, SOLO -- Kebijakan relokasi ratusan pedagang kaki lima dari Banjarsari ke Notoharjo, Solo, Jawa Tengah, oleh Joko Widodo ketika dia menjabat sebagai Wali Kota Solo pada 2006 sempat membuat dia dibenci. Namun, seiring berjalannya waktu, program itu jugalah yang membuat Jokowi dicintai.


Saat Jokowi bernostalgia dengan blusukan ke Pasar Notoharjo, Sabtu (26/7/2014), ratusan pedagang kaki lima mengerumuninya. Gubernur DKI Jakarta itu disapa, diajak bersalaman, berfoto bersama, bahkan sampai dipeluk oleh para pedagang kaki lima yang dulu sempat 'memusuhinya' sebelum direlokasi dari badan jalan di Banjarsari ke pasar itu. Pertemuan kemarin membawa Jokowi ke kenangan 8 tahun silam.


'Dulu mereka ini di jalan-jalan, kumuh dan kotor. Mau direlokasi, mereka menentang. Mereka protes sampai bawa bambu runcing, corat-coret, dan sebagainya,' kenang Jokowi di sela blusukan mendadak tersebut.


Menghadapi kondisi demikian, Jokowi lalu memetakan kekuatan-kekuatan oknum-oknum tak bertanggung jawab di balik para PKL tersebut. Jokowi kemudian memanggil seluruh pemegang lapak PKL itu untuk makan bersama. Jokowi setidaknya 54 kali makan bersama para tokoh PKL. Makan pagi, siang, maupun malam.


Acara makan pertama hingga pertengahan tak menyentuh apa pun soal proses relokasi. Para tokoh maupun oknum tak bertanggung jawab itu sempat bingung karena dari awal makan hingga selesai, Jokowi sama sekali tidak menyentuh soal kebijakan relokasi PKL. Topik relokasi baru disinggung Jokowi pada makan siang ke-54.


'Gimana, jadi bersedia dipindahkan, kan?' kira-kira demikian tanya Jokowi ke para 'preman' itu.


Sontak sejumlah tokoh preman itu pun protes. 'Nah kan, pasti diajak makan ini ada buntut yang ndak enak,' kata mereka.


Jokowi bukannya tanpa memikirkan protes itu. Dia telah memiliki strategi khusus. Kepada sejumlah tokoh PKL itu, Jokowi menyiapkan sejumlah kebijakan pendukung. Misalnya, pemberian fasilitas di kios baru, membuka akses transportasi umum di kios baru, hingga memublikasikan keberadaan kios baru ke masyarakat umum. Hasilnya, Jokowi berhasil merelokasi mereka.


'Itu mindahin mereka pakai karnaval segala. Akhirnya mereka pindah dengan jaminan omzet tidak menurun,' kata Jokowi.


'Ngemong' rakyat

Di Pasar Notoharjo, genggaman tangan Joko Sugiharto (50) tidak dilepaskan Jokowi saat keduanya tidak sengaja bertemu, Sabtu siang. Joko Sugiharto adalah ketua tujuh paguyuban PKL yang sangat menentang relokasi PKL di Banjarsari ke Pasar Notoharjo.


Setelah delapan tahun, kedua pria bernama depan Jokowi itu tidak sengaja bertemu. ' Lah, ini dia dulu tukang demo saya. Paling galak ini dulu,' jawab Jokowi sembari menyambut uluran tangan Joko.


Joko mengaku sebal dengan program relokasi Jokowi. Menurut dia, sejak pertama ide relokasi PKL itu tercetus, Pemerintah Kota Solo tidak pernah memberikan jaminan bahwa kehidupan para PKL di tempat baru akan jauh lebih baik dan menguntungkan.


'Dulu gerakan PKL saya itu corat-coret. Semua tembok kami corat-coret menentang relokasi,' cerita Joko.


Lantas, apa yang membuat Joko dan kawan-kawan bersedia direlokasi? 'Kesabaran Pak Jokowi itu yang buat kita bersedia pindah. Pak Jokowi itu orangnya ngemongin (mengurus) rakyat. Kita jadi yakin. Sampai tujuh bulan lamanya, baru kita pindah,' kata Joko.


Pengorbanan Joko dan kawan-kawan pindah ke kios baru berbuah hasil. Jika di tempat lama para PKL hanya mampu meraup Rp 300.000 per hari, kini omzet PKL di tempat baru mencapai Rp 3 juta per hari. Kondisi inilah yang membuat Joko dan para PKL mencintai Jokowi.


Kini Jokowi telah ditetapkan sebagai presiden terpilih 2014-2019 oleh Komisi Pemilihan Umum. Masyarakat Solo yang dulu menentangnya, termasuk Joko, kini berbalik mendukungnya. 'Kami siap mengawal program Pak Jokowi saat menjadi presiden nanti,' ujar Joko.


Entities Related Keywords Authors Media Images 0

Jokowi Lebaran Terakhir di Balai Kota


JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) merayakan Idul Fitri 1435 Hijriah terakhirnya bersama dengan keluarga besar pegawai Pemerintah Provinsi DKI dan DPRD sebelum dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2014.


'Ini permintaan dari masyarakat dan birokrasi di sini untuk merayakan Lebaran terakhir di sini. Mereka loh yang ngomong ini terakhir, bukan saya,' kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (28/7/2014).


Meski berbeda dengan tahun lalu, di mana Jokowi melakukan salat Id di Masjid Istiqlal dan silaturahmi terbuka (open house) di rumah dinas di Taman Surapati No 7 namun sekarang semua dilakukan di Balai Kota. Namun demikian Jokowi mengaku tidak ada yang berbeda dari Lebaran kali ini.


Jokowi dan istri, Iriana Widodo, melakukan salat Id di selasar Balai Kota sekitar pukul 07.00 WIB. Usai shalat, Jokowi dan istrinya yang tampak kompak mengenakan busana muslim serba putih, kembali ke dalam Aula Balai Kota untuk menikmati hidangan khas Lebaran seperti ketupat lebaran, opor ayam, soto betawi dan semur.


Sementara itu, di selasar depan Balai Kota, antrean warga yang hendak bersilaturahmi dengan Sang Presiden Terpilih itu sudah mengular. Mereka harus melalui sejumlah pemeriksaan keamanan yang ketat sebelum masuk ke dalam aula Balaikota.


Pengamanan di Balai Kota tampak begitu ketat. Terdapat dua metal detektor di depan pintu gerbang halaman balai kota. Setiap warga yang hendak masuk wajib diperiksa melalui alat ini. Sejumlah aparat kepolisian juga tampak berlalu lalang di sekitar gedung.


Sebelumnya, Jokowi dan Iriana melewatkan hari-hari menjelang Lebaran di kampung halamannya, Solo, Jawa Tengah. Keduanya bertolak ke Jakarta kemarin sore seusai bersilaturrahmi dengan sanak keluarga.


Usai silaturahmi terbuka, Jokowi akan mengunjungi beberapa tokoh senior seperti Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dan Surya Paloh.


'Nanti setelah ini kita akan mengunjungi senior semua ke Ibu Mega dan Pak Surya Paloh, mungkin juga nanti ke istana,' kata Jokowi.


Besok, Jokowi baru akan merayakan Lebaran bersama keluarga di Solo, Jawa Tengah.


Entities Related Keywords Authors Media Images 0

PNS dan Warga Antre 'Open House' Jokowi di Balaikota


http://ift.tt/1qIKiW0 Januarius Kuwado Antrean terjadi di Balaikota Jakarta Senin (28/7/2014). PNS, keluarga dan warga menghadiri open house yang digelar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.


JAKARTA, KABARJOKOWI.BLOGSPOT.COM.com - Antrean terjadi di depan kantor gubernur DKI Jakarta, Senin (28/7/2014) pagi. Pegawai negeri sipil beserta keluarga dan warga setempat ingin menghadiri open house Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah yang digelar Jokowi di kantornya. Antrean terjadi setelah Shalat Id digelar di pelataran Balaikota. Antrean tersebut terjadi lantaran untuk masuk kantor Balaikota, setiap orang harus melewati pintu metal detektor dan pemeriksaan yang cukup ketat dari petugas pengamanan dalam Balaikota dan personel kepolisian. Setidaknya, ada dua Pamdal Balaikota dan tujuh personel kepolisian disiagakan di pintu masuk. Proses pengamanan tersebut tampak berbeda dibandingkan perayaan Hari Idul Fitri tahun lalu. Berdasarkan pantauan, pengamanan open house tahun ini lebih ketat dibandingkan tahun lalu.Di ballroom Balaikota, sejumlah hidangan ala Lebaran telah disediakan, antara lain ketupat sayur lengkap dengan sambel goreng ati, semur daging, opor ayam dan telur rebus. Di meja di sisi lain jugaterdapat dimsum dan soto ayam. Jokowi dan Iriana sendiri berbaur dengan para tamunya di ruangan itu. Jokowi menyantap sepiring dimsum dan segelas teh hangat, sedangkan istrinya Iriana hanya meminum segelas air putih saja. Sembari itu, Jokowi melayani salam dan permintaan foto bersama para tamu.


Entities Related Keywords Authors Media Images 0

Disebut 'Ndeso' Oleh Jokowi, Iriana: Ah Ngenyek Banget Iki



TRIBUNNEWS.COM, SURAKARTA - Keharmonisan kedua pasangan suami-isteri, Joko Widodo dan Iriana Widodo terlihat ketika mereka mengundang awak media ke kediamannya di Jalan Kutai Utara, Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (27/7/2014).


Saat itu awak media diberi kesempatan untuk meliput suasana kediaman pria yang akrab disapa Jokowi ini. Jokowi mengenakan kemeja putihnya dan celana bahan hitam, diikuti pakaian yang sama yang dipakai Iriana.


Saat itu, awak media mewawancarai Jokowi dan Iriana di ruang utama. Ruangan itu cukup luas. Diisi dengan perabotan seperti lemari buku dengan isi buku yang banyak, meja kayu serta sofa. Kemudian dinding dihiasi dengan lukisan-lukisan.


Saat wawancara, Jokowi dan Iriana nampak santai. Mereka duduk di karpet merah dan berbicara ke media televisi mengenai keseharian dan hubungan keluarga. Saat itu suasana nampak cair. Bahkan, disisipi candaan pasangan ini saat ditanya mengenai keharmonisan.


Candaan itu ketika Jokowi ditanya mengapa tertarik dengan Iriana. Jokowi menjawab dengan bercanda, yaitu sosok Iriana yang sederhana dan 'ndeso'. Ketika Jokowi mengatakan demikian, Iriana pun spontan mencolek pinggang dan menepuk pundak kiri Jokowi.


' Ah ngenyek (mengejek) banget iki,' ujar Iriana sambil tersipu malu.


Jokowi pun menceritakan asal muasal dirinya bertemu dengan Iriana. Saat itu, Iriana merupakan teman dari adiknya Jokowi. Saat itu Iriana sering main ke rumahnya.


'Istri saya ini teman adik saya. Jadi dia sering main ke rumah,' kata Gubernur DKI Jakarta ini.


Iriana pun tidak pernah terbayang bahwa suaminya itu bisa menjadi presiden terpilih, yang akan dilantik sebagai presiden pada tanggal 20 Oktober 204 mendatang. Selama ini Iriana hanya pasrah kepada Tuhan mengenai jabatan suaminya.


'Ngimpi saja enggak pernah. Ngebayangin juga enggak pernah. Apapun garis takdir Allah,' kata Iriana.


Entities Related Keywords Authors Media Images 0

Begini Jokowi dan Iriana Kencan di Waktu Luang

Senin, 28 Juli 2014 | 05:45 WIB



Jokowi dan Iriana melihat ayam kate peliharaan di rumah mereka di Kelurahan Sumber, Solo, 27 Juli 2014. Tempo/Ananda Teresia


KABARJOKOWI.BLOGSPOT.COM , Solo - Presiden terpilih Indonesia, Joko Widodo, selalu menyempatkan diri untuk pulang ke rumahnya di Solo, di sela-sela kesibukannya. Ia mengaku sering melakukan beberapa kegiatan bersama Iriana, istrinya saat waktu luang. 'Pijat-pijat, saling pijat, kalau lagi ada waktu luang,' kata Jokowi dan Iriana di rumah pribadinya di Kelurahan Sumber, Solo, Ahad 27 Juli 2014. (Baca: Jokowi Jatuh Cinta pada Iriana Karena `Ndeso`)Pasangan suami-istri yang sudah menikah selama 28 tahun ini mengaku senang pergi ke pasar barang antik di Triwindu, Solo atau pergi ke pasar burung Depok, Solo untuk melepas penat. Jokowi mengaku ia dan istrinya memang sudah lama gemar membeli burung dan barang antik. 'Ya jalan-jalan saja, suka ke Triwindu, lalu ke pasar burung,' kata Jokowi. (Baca: Lontong Opor, Makanan Khas Lebaran Jokowi)Dalam hal selera, Iriana mengaku memiliki kesamaan dengan suaminya khususnya ketika menyangkut barang antik. Pantauan Tempo, rumah Jokowi dan Iriana dengan luas sekitar 600 meter, memang banyak dipenuhi barang antik khas Jawa dan perabot serta peralatan yang terbuat dari kayu. 'Kalau membeli barang antik ya satu selera, selera kami memang sama,' kata Iriana. (Baca: Buru Calon Menteri, Jokowi Bentuk Tim Headhunter)Sedangkan untuk urusan burung, Jokowi bercerita Iriana lebih sering pergi ke pasar burung, dan kerap mendapat harga yang murah. Ini kebalikan Jokowi. 'Kalau saya beli yang lebih mahal,' kata Jokowi. Kalau membeli burung, keduanya mengaku sangat teliti sebelum menetapkan pilihan. Di rumahnya itu, Jokowi memiliki 10 burung, di antaranya cucakrowo, burung parkit, jalak, dan perkutut. (Baca: Nostalgia Jokowi di Pasar Notoharjo)ANANDA TERESIATerpopulerKisah Mutmainah, Korban Pemerasan di Soekarno-HattaLima Jebakan buat TKI di Bandara Soekarno-HattaKabareskim: Pemerasan TKI di Bandara SistematisPemeras TKI Nikmati Rp 325 Miliar per Tahun


Entities Related Keywords Authors Media Images 0

Situs kabinetrakyat.org Jaring Calon Menteri Jokowi

JAKARTA - Sebuah situs beredar yang menampilkan sejumlah nama-nama calon menteri hasil pilihan rakyat yang didaulat untuk membantu Jokowi-JK di era kepemimpinannya. Situs tersebut muncul setelah Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengaku akan melibatkan masyarakat untuk menentukan calon menteri yang akan duduk di Kabinetnya nanti. Berdasarkan penelusuran KABARJOKOWI.BLOGSPOT.COM, Minggu (27/7/2014) nama-nama calon menteri tersebut dipublish di sebuah situs http://ift.tt/1nJU5vt. Situs itu diakui sebagai upaya dari masyarakat dengan latar belakang beragam - relawan, aktivis, jurnalis, pengacara, buruh, pedagang,pegawai negeri, petani, politisi, praktisi IT, tokoh agama dan mahasiswa - untuk mewujudkan Kabinet Rakyat seutuhnya, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.Dalam situs tersebut disebutkan jika nama- nama calon menteri yang dianggap oleh rakyat sudah layak untuk duduk di kabinet pemerintahan dan diyakini sudah berpijak pada beberapa kreteria yaitu, tidak pernah terlibat korupsi, bukan pelanggar HAM, profesional di bidangnya sesuai dengan visi misi Jokowi-JK, bukan perusak lingkungan hidup, menghargai ke-Bhinekaan, memiliki leadership (kepemimpinan) yang kuat, memiliki kompetensi yang baik secara manajerial, mengerti manajemen administrasi pemerintahan dan mempunyai catatan (rekam jejak) yang baik dan mau melayani. Selain itu, masyarakat juga bisa langsung memilih nama-nama calon menteri lewat polling. Bahkan jika masyarakat kurang berkenan dan memiliki nama lain bisa juga diajukan disertai dengan alasan yang kuat. Situs itu juga menyebutkan nama calon pembantu presiden yang muncul merupakan hasil dari diskusi bersama jurnalis, pengamat, akademisi, aktivis, teknokrat, politisi dan dan masukan-masukan yang langsung diberikan oleh rakyat dimanapun berada, apapun profesi, agama dan sukunya.Untuk sejumlah wajah dan nama baru calon menteri nampak menghiasi dalam situs tersebut. Mulai dari politisi muda seperti Maruar Sirait yang dicalonkan sebagai Menteri Seketaris Negara. Dari kalangan jurnalis seperti Najwa Shibab dan dari artis Yovie Widianto yang keduanyan dicalonkan sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Selain itu terdapat juga dari kalangan akademisi yaitu Hikmanto Juwana yang dicalonkan sebagai Menteri Luar Negeri dan juga pengamat politik Fadjroel Rahman yang dicalonkan sebagai menteri Komunikasi dan Informatika. Tidak ketinggalan dari kalangan aktivis muda yaitu Zainal Arifin Mochtar yang dicalonkan sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dan Adian Napitupulu yang dicalonkan sebagai Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora). Sedangkan untuk sejumlah kepala daerah terdapat nama seperti Basuki T Purnama (Ahok) yang dicalonkan sebagai Menteri Dalam Negeri, Tri Rismaharini sebagai calon Menteri Koordniantor Kesejahteraan Rakyat. Seperti diketahui, Komisi Pemilihan umum (KPU) menetapkan Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai pemenang pemilu.Menurut Jokowi, proses dirinya dilantik menjadi Presiden masih 2,5 bulan lagi. Sambil menunggu waktu tersebut, Jokowi mengaku juga melibatkan masyarakat luas untuk menentukan siapa dan bagaimana calon menteri yang akan duduk di Kabinetnya nanti.Jokowi juga tidak menggubris calon menterinya mau berasal dari partai maupun dari luar partai politik. Yang terpenting, kata Jokowi, calon menterinya tersebut memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Yaitu profesional, punya komitmen melayani, memiliki leadersip yang kuat, dan memiliki kompetensi. (crl)


Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui KABARJOKOWI.BLOGSPOT.COM Apps di Android Anda.


Entities Related Keywords Authors Media Images 0

Alasan Slank Mulai Menjaga Jarak dengan Jokowi


Republik/Agung Supriyanto


KABARJOKOWI.BLOGSPOT.COM JAKARTA -- Grup musik legendaris Slank dikenal sebagai kelompok seniman yang mendukung pasangan nomor urut dua Jokowi-JK pada pilpres 2014. Namun, setelah Jokowi-JK menjadi presiden terpilih, Slank menyatakan mulai menjaga jarak dengan mereka.


'Harus ada jarak antara Slank dengan Jokowi. Slank dan Jokowi memang teman akrab tapi ketika dia sudah jadi presiden kita harus menjaga jarak. Ini artinya Slank bisa objektif dalam menilai pemerintahan Jokowi mendatang,' kata Gitaris Slank Abdee Negara saat dihubungi KABARJOKOWI.BLOGSPOT.COM beberapa waktu lalu.


Menurut Abdee, Slank dan Jokowi adalah teman yang baik. Karena itu, teman yang baik harus mau mengkritik dan menerima kritik.


Abdee mengatakan, setelah Jokowi terpilih menjadi presiden, Slank akan kembali ke habitatnya yakni berjuang melalui seni musik. Bukan lagi mendukung dan melakukan kampanye untuk Jokowi seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu.


Menurut Abdee, Slank akan menulis lirik lagi kritik untuk Jokowi jika dalam pemerintahannya dia menyimpang. Namun, Abdee berharap agar Slank tak menulis lagu untuk Jokowi.


'Artinya, Jokowi jangan sampai menyimpang dan membuat Slank menulis lagu kritikan untuk dia,' kata Abdee.


Seperti diketahui, Slank dan Jokowi merupakan teman yang akrab. Bahkan, Jokowi sendiri menyatakan dirinya sebagai Slankers atau penggemar Slank.


Pertemanan mereka sudah terjalin sejak 2010 saat Jokowi masih menjadi wali kota Solo. Namun, selama itu, Slank tak pernah memberikan dukungan politik untuk Jokowi ketika ia maju menjadi gubernur Jakarta pada 2012 lalu.


Hal tersebut berbeda pada saat pilpres 2014 ini, saat Jokowi maju menjadi capres, Slank menyatakan dukungannya. Bahkan, lagu berjudul 'Salam Dua Jari' yang merupakan lagu dukungan untuk Jokowi, diciptakan oleh Slank.


Entities Related Keywords Authors Media Images 0
Saturday, July 26, 2014

3 Isu Menerpa KPU Usai Menetapkan Jokowi

Minggu, 27 Juli 2014 , 11:01:00



Ketua KPU Husni Kamil Manik (lingkaran merah) yang dianggap bersama dengan Tim Jokowi-JK. Getty Images


JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus diterpa isu tak sedap usai menetapkan pasangan calon nomor urut dua Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres), Selasa (22/7). Isu itu datang secara bergelombang.


Meski sudah mengarah kepada fitnah, terpaan isu yang dilancarkan melalui dari jejaring sosial dan pesan berantai ditanggapi tenang oleh Ketua KPU Husni Kamil Manik. Ia juga menanggapinya secara proporsional.


Isu itu mulai dari berfoto dengan tim Jokowi-JK, punya hubungan kerabat dengan JK, sampai pada sogokan Rp 25 Milyar karena memenangkan Jokowi-JK.


Berfoto dengan Tim Jokowi-JK

Foto Husni Kamil Manik langsung beredar sehari setelah penetapan pemenang Pilpres. Gambar itu diduga diambil Rabu (23/7) pagi di salah satu hotel di Jakarta.


Ada lima pria bersama dengan Husni. Kelima orang tersebut dianggap sebagai Tim Sukses Jokowi-JK. Pertemuan itu terjadi karena telah memuluskan langkah Jokowi-JK.


Pasangan Jokowi-JK unggul dengan perolehan suara 70.997.833 suara (53,15 persen) dari rivalnya Prabowo-Hatta 62.576.444 suara (46,85 persen). Total suara sah 133.574.277. Hasil perolehan suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 itu dibacakan Ketua KPU Husni Kamil Manik di Gedung KPU Pusat Jakarta, Selasa malam (22/7).


Tak ada lagi penjelasan mengenai tujuan pertemuan yang diabadikan dalam gambar tersebut.


Husni sendiri mengaku terkejut dengan beredar foto dirinya yang disebut-sebut dengan tim sukses Jokowi-JK. Namun ia tidak membantah pria yang dilingkar merah dalam foto tersebut.


Ia mengatakan foto itu memang benar adalah dirinya. Namun bukan dengan timses Jokowi-JK, akan tetapi dengan teman-teman semasa sekolah.


'Subhanallah, kawan2ku menjadi terkenal karena difitnah. Irwan, Said, Anto, Agus dan Bambang. Tamat MAN 1 Medan 1994,' kata dia lewat akum twitter, @HusniKamilManik, Rabu (23/7). (awa/jpnn)


Entities Related Keywords Authors Media Images 0

Ini Susunan Kabinet Jokowi


Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2, Joko Widodo dan Jusuf Kalla usai menerima Surat Keputusan Penetapan Hasil Pemilu Presiden dari Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2014). Pasangan Jokowi-JK akhirnya memenangkan Pilpres 2014 dengan persentase suara sebanyak 53,15 persen, mengungguli pasangan Prabowo-Hatta yang hanya memperoleh suara sebanyak 46,85 persen. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)


Tribunnews.com, JAKARTA-- Usulan demi usulan susunan Kabinet Presiden dan wakil Presiden terpilih terus bermunculan dari masyarakat.


Setelah Tim Jokowi melalui sosial media Facebook dengan akun Jokowicenter.com, menggunggah kuesioner seputar siapa menteri yang pantas mengisi kabinetnya lewat dunia maya.


Kini, berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, Minggu (27/7/2014), http://ift.tt/1nJU5vt juga mengusulkan nama- nama calon menteri yang dianggap oleh rakyat layak untuk duduk di kabinet pemerintahan.


'http://ift.tt/1nJU5vt merupakan upaya kami sebagai bagian dari masyarakat dengan latar belakang beragam - relawan, aktivis, jurnalis, pengacara, buruh, pedagang,pegawai negeri, petani, politisi, praktisi IT, tokoh agama dan mahasiswa - untuk mewujudkan Kabinet Rakyat seutuhnya, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat!' Demikian tertulis dalam laman tersebut.


Dalam lamannya, http://ift.tt/1nJU5vt memunculkan ama-nama yang menurut pengelola muncul hasil dari diskusi bersama jurnalis, pengamat, akademisi, aktivis, teknokrat, politisi dan dan masukan-masukan yang langsung diberikan oleh Rakyat dimanapun berada, apapun profesi, agama dan sukunya.


Dijelaskan pula, nama- nama menteri sebagai masukan untuk kabinet Jokowi diharapkan berpijak pada kriteria-kriteria. Yakni, tidak pernah terlibat korupsi, Bukan pelanggar HAM, Profesional di bidangnya sesuai dengan visi misi Jokowi-JK, dan Bukan perusak lingkungan hidup.


Selain itu, kriterian menghargai ke-Bhinekaan, Memiliki leadership (kepemimpinan) yang kuatMemiliki kompetensi yang baik secara manajerial, Mengerti manajemen administrasi pemerintahanMempunyai catatan (rekam jejak) yang baik dan mau melayani.


Berikut susunan usulan kabinet Jokowi-JK menurut http://ift.tt/1nJU5vt, di antaranya:


1. MENTERI KOORDINATOR POLITIK HUKUM DAN KEAMANAN

Jenderal TNI BudimanJendral TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan, MPAJenderal (purn) TNI Ryamizard Racudu


2. MENTERI KOORDINATOR KESEJAHTERAAN RAKYAT

Drs HA Muhaimin Iskandar, MSiPuan MaharaniTri Rismaharini


3. MENTERI KOORDINATOR PEREKONOMIAN

Faisal BasriChairul TanjungHendri Saparini


4. MENTERI DALAM NEGERI

Ir. Basuki Tjahaja Purnama, MMFerry Mursyidan BaldanArif Wibowo


5. MENTERI LUAR NEGERI

Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph.DAndreas Hugo PareiraYuri Oktavian Thamrin


6. MENTERI SEKRETARIS NEGARA

Drs. Ahmad Basarah, MH.Hasto KrisyantoMaruarar Sirait


7. MENTERI PERTAHANAN

Mayjen (Purn) TNI TB. Hasanuddin, SE, MM.Andi Widjajanto, S Sos, MScLaksamana (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno


8. MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA (HAM)

Zainal Arifin MuchtarProf Dr Saldi Isra, SH, MPATaufik Basari, SH, MA


9. MENTERI KEUANGAN

Prof Dr Hendrawan SupratiknoDr. Sri Adiningsih M.ScJeffri Geovanie


10. MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL (ESDM)

Poltak SitanggangEffendi SimbolonDr. Ir. Tumiran M. Eng


11. MENTERI AGAMA

Imam NachrowiKomaruddin HidayatZuhairi Misrawi


12. MENTERI PERINDUSTRIAN

Erwin AksaProf. Dr.(H.C.) Dahlan IskanSoetrisno Bachir


13. MENTERI PERDAGANGAN

Agus Gumiwang KartasasmitaRahmat GobelMarie Elka Pangestu


14. MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

Nia DinataYovie WidiantoNajwa Shihab


15. MENTERI PEKERJAAN UMUM

Marwan JafarEffendi SianiparH. Patrice Rio Capella, SH


16. MENTERI TENAGA KERJA

Jumhur HidayatRieke Dyah PitalokaAndi Gani Nena Wea


17. MENTERI KEHUTANAN

Chalid MuhammadM. PrakosaDr. Satyawan Pudyatmoko, M.Sc


18. MENTERI PERHUBUNGAN

Rusdi KiranaProf. Dr. Tech. Ir. Danang Parikesit M. ScIgnasius Jonan


19. MENTERI PENDIDIKAN

Anies BaswedanYudi LatifProf. Azyumadi Azra, CBE


20. MENTERI SOSIAL

Khofifah Indar ParawansaAndi F NoyaFX Hadi Rudyatmo


Entities Related Keywords Authors Media Images 0